Pertemuan 3
Nama : Hadi Ramdan
Kelas : 19.4A.28
Nim : 19190015
Repeater
Pengertian
Repeater
Repeater adalah suatu alat yang berfungsi memperluas
jangkauan sinyal WIFI yang belum tercover oleh sinyal dari server agar bisa
menangkap sinyal WIFI. Perangkat Repeater harus 2 alat, yakni untuk menerima
sinyal dari server (CLIENT) dan untuk menyebarkan lagi sinyal Wifi
(accespoint).
Jaringan Ethernet Modern menggunakan perangkat switching
lebih yang canggih, menggantikan perangkat nirkabel dari repeater jaringan yang
lebih populer untuk digunakan dengan LAN nirkabel (WLAN) di tempat kerja dan
rumah.
Fungsi
Reapeater
1.
Untuk mengcover daerah-daerah yang lemah sinyal
wifi dari Server (pemancar)
2.
Untuk memperjauh sinyal dari Server (pemancar)
3.
Untuk mempermudah akses sinyal Wifi dari Server
Jenis -
Jenis Reapeater
1.
Telephone Repeater
Arti Telephone Repeater adalah jenis repeater yang
difungsikan pada saluran telepon dengan sinyal yang akan terdegradasi sebab
jarak tempuh yang jauh sehingga sinyal yang diterima oleh para pengguna telepon
dapat lebih jelas.
2.
Optical Communications Repeater
Pengertian Repeater ini adalah jenis repeater yang berfungsi
memperkuat jangkauan sinyal di dalam kabel serat optik (fiber optic cable).
Pada jenis repeater ini, dalam serat kabel optik terdapat informasi digital
secaara fisik berwujud sebagai light pulses (pulsa cahaya) yang terbentuk dari
foton yang dapat tersebar secara acak dalam kabel serat optik.
3.
Radio Repeater
Radio Repeater berarti jenis repeater yang berfungsi untuk
memperkuat sinyal radio. Umumnya, jenis repeater ini memiliki satu antena yang
berfungsi sekaligus sebagai receiver dan transmitter. Repeater dengan tipe ini
akan mengubah frekuensi sinyal yang dapat menerima sebelum dipancarkan kembali.
Sinyal demikian dipancarkan sinyal repeater ini akan mampu menembus objek
penghalang.
Kelebihan
dan Kekurangan Repeater
Kelebihan Repeater
1.
Sebuah digital perangkat yang memperkuat,
membentuk ulang, atau melakukan kombinasi dari salah satu fungsi pada sinyal
input digital untuk transmisi ulang.
2.
Karena repeater bekerja dengan sinyal fisik yang
sebenarnya, dan jangan mencoba untuk menginterpretasikan data yang di kirim.
Dapat memperkuat sinyal.
3.
Repeater bekerja pada lapisan fisik, di lapisan
pertama dari model OSI.
4.
Sebuah analog perangkat yang memperkuat input
sinyal terlepas dari alam (analog atau digital).
Kekurangan Repeater
1.
Tembaga untuk serat
2.
Memperpanjang jarak fisik jaringan
3.
Repeater harus di tempatkan di tempat yang
tinggi.
Bridge
Pengertian Bridge
Bridge adalah suatu alat yang
dapat menghubungkan jaringan komputer LAN (Local arean Network) dengan jaringan
LAN yang lain. Bridge mempunyai kelebihan yaitu dapat mengbungkan tipe jaringan
komputer yang berbeda seperti Ethernet dengan Fast Ethernet.
Bridge berjalan pada Data Link
Layer pada network model OSI (Open System Interconnection), Oleh karena itu
bridge dapat menghubungkan jaringan komputer dengan metode transmisi atau
medium access control yang berbeda. Selain itu bridge juga dapat mempelajari
alamat link yang ada pada setiap perangkat yang terhubung dengannya.
Fungsi Bridge
1.
Bridge dapat berfungsi menghubungkan 2 buah
jaringan komputer LAN yang sejenis,
sehingga dapat memiliki satu jaringan LAN
yang lebih besar dari ketentuan konfigurasi LAN tanpa bridge.
2.
Bridge juga dapat menghubungkan beberapa
jaringan komputer yang terpisah, baik itu tipe jaringan yang sama maupun yang
berbeda.
3.
Bridge juga dapat berfungsi sebagai router pada
jaringan komputer yang luas, hal seperti ini sering dinamakan dengan istilah “Bridge-Router”.
Lalu bridge juga dapat men-copy frame data yaitu dari suatu jaringan yang lain,
dengan alasan jaringan itu masih terhubung. Dan masih banyak lagi fungsi
lainnya dari bridge.
Cara Kerja Bridge
Prinsip kerja Bridge yaitu dengan
memetakan alamat Ethernet dari satu titik atau node yang terdapat pada
masing-masing segmen dalam jeringan komputer. Selanjutnya setelah bridge
menerima sebuat paket data maka bridge akan menentukan segmen tujuan dan juga
sumbernya. Jika segmen tersebut sama maka bridge akan menolaknya sebaliknya
jika segmennya berbeda maka bridge akan melanjutkan paket tersebut sampai pada
alamat yang dituju.
Kelebihan dan Kekurangan dari Bridge
Kelebihan
1.
Mempermudah proses monitoring pada sebuah
jaringan
2.
Dapat membantu kemanaan data dari sebuah
organisasi
3.
Dapat diaplikasikan pada jaringan LAN, salah
satunya adalah intranet
Kekurangan
1.
Fiturnya kebanyakan hanya terbatas pada
konektivitas LAN
2.
Tidak selengkap router dalam hal fitur –
fiturnya
Network Interface Card (NIC)

Pengertian Network Interface Card (NIC)
Network Interface Card atau Kartu Jaringan adalah sebuah
perangkat keras jaringan yang berbentuk seperti kartu ekspansi yang
memungkinkan setiap komputer dapat terhubung dengan suatu jaringan dengan
menggunakan kabel jaringan.
NIC juga memiliki beberapa istilah lain seperti Network Card,
LAN Card atau Ethernet Card. Tugas utama dari sebuah NIC adalah mengubah aliran
data berbentuk parallel di dalam bus sebauh komputer menjadi aliran data yang
berbentuk serial, sehingga nantinya aliran data yang berbentuk serial tersebut
bisa saling di transmisikan di dalam media jaringan komputer.
Network Interface Card terbagi menjadi dua jenis:
1. Network Inteface Fisik / Physica
: Network Interface yang dapat
didefinisikan secara fisik, berbentuk kartu dan ditancapkan pada slot di dalam
motherboard.
2. Network Interface Logis / Logical
: Network Interface yang tidak dapat
didefinisikan secara fisik. sehingga NIC Logis merupakan sebuah software atau
sebuah program yang dibuat untuk mendefinisikan dirinya seolah – olah menjadi
sebuah Network Interface Card.
Fungsi Network Interface Card
1. Media pengirim data dari satu
komputer ke komputer lainnya
2. Pengontrol data flow antar komputer
yang menggunakan sistem kabel jaringan
3. Menerima data dari komputer lain
4. Menterjemahkan data menjadi bentuk
bit sehingga dapat dimengerti oleh komputer penerima
Kelebihan dan Kekurangan dari Network Interface Card
Kelebihan
1. Senang untuk menambah atau
mengurangkan komputer dan nod tanpa mengganggu operasi yang telah dijalankan.
2. Kurang kabel dan jarak LAN tidak
terbatas.
3. Harga yang terjangkau.
4. Sesuai untuk rangkaian yang kecil.
Kekurangan
1. Jika kabel tulang belakang (Backbone)
atau mana-mana nodnya bermasalah rangkaian tidak dapat berfungsi.
2. Memerlukan terminator untuk kedua-
dua hujung kabel tulang belakang .
3. Sukar mengesan kerosakan.
4. Perlu pengulang (repeater) jika jarak
LAN jauh.
5. Perisian tambahan diperlukan untuk
mengelakkan perlanggaran (collision) data.
Sumber :
https://myblogjaringancomputer.blogspot.com/2019/03/resume-repeater-bridge-dan-network.html
https://woohoopedia.blogspot.com/2019/04/resume-perangkat-jaringan-repeater.html
Komentar
Posting Komentar